Seiring dengan itu, pertanyaan-pertanyaan kembali menyeruak. Pertanyaan yang dulu pernah menyerah karna aku tak jua bisa memberi jawaban.
Kenapa begitu mudahnya melepaskan aku? Bukankah katamu, kau letih untuk bermain-main? Lalu kenapa tak kau coba memperjuangkan ikatan ini? Kenapa semua terasa mudah diakhiri? Padahal kau sendiri yang bilang, kau pernah menduga ini akan terjadi karna kau tahu persis sifatku.
Mungkin kamu memang tak berniat serius. Itu spekulasi pertama.

