Karena Maha Karya-Nya terlampau indah untuk dilewatkan, maka aksara ini mengabadikannya
Rabu, 05 Maret 2014
Do you ever see a picture of someone that you used to be so close to and you just remember every thing you did together and all the things you said you would do together, all the late night conversations and remember all the good things and bad things both of you have been through together..
but then you remember that they are now just a memory and they are not in your life anymore
Sabtu, 01 Maret 2014
Yang Dia Tak Tahu
yang dia tak tahu
ada triliunan rasa yang tertimbun masih mengucap namanya
yang dia tak tahu
ada bertubi rasa sakit menghujam di setiap helaan napas sejak detik itu
yang dia tak tahu
ada serpihan masalah menyusupi daging kini,
nyaris tak terlihat tapi nyatanya pelan-pelan memberi perih
yang dia tak tahu
ada vonis si jas putih yang tak kuteruskan padanya
ada triliunan rasa yang tertimbun masih mengucap namanya
yang dia tak tahu
ada bertubi rasa sakit menghujam di setiap helaan napas sejak detik itu
yang dia tak tahu
ada serpihan masalah menyusupi daging kini,
nyaris tak terlihat tapi nyatanya pelan-pelan memberi perih
yang dia tak tahu
ada vonis si jas putih yang tak kuteruskan padanya
Minggu, 19 Januari 2014
Menulis (Lagi) Itu Nggak Gampang
Menulis (lagi) itu nggak gampang
Iya emang bener tuh. Menulis (lagi) memang nggak gampang. Walaupun udah nyoba nulis, teuteup aja ide ga ngalir, stuck mulu. Atau ceritanya ga enak dibaca. Atau ceritanya udah pasaran. Konflik ga menarik. Karakter tokohnya kurang kuat. Dan bla bla bla lain. Pokoknya apapun yang berusaha kita tulis terasa salah kalo dibaca lagi.
Saya berhenti menulis ketika mulai kuliah. Nggak tau deh kenapa. Pokoknya tiba-tiba nggak bisa nulis aja. Dan yang mirisnya, saya sama sekali ga ngerasain apa-apa. Ya setidaknya ngerasa kangen untuk nulis lagi gitu. Atau perasaan ga enak karna udah lama ga nulis. Ga ada T-T
Alhasil selama berbulan-bulan, saya ga menghasilkan apa-apa. Puisi aja nggak ada, apalagi cerpen. Saya mengklaim diri sedang vakum menulis. Haha sok-sokan bener. Temen saya mungkin udah mau ngeluarin buku kedua. Terakhir dia bilang mau duet sama temennya yang udah beberapa kali nerbitin buku. Wuih, keren bener. Dan saya? Nothing..
Iya emang bener tuh. Menulis (lagi) memang nggak gampang. Walaupun udah nyoba nulis, teuteup aja ide ga ngalir, stuck mulu. Atau ceritanya ga enak dibaca. Atau ceritanya udah pasaran. Konflik ga menarik. Karakter tokohnya kurang kuat. Dan bla bla bla lain. Pokoknya apapun yang berusaha kita tulis terasa salah kalo dibaca lagi.
Saya berhenti menulis ketika mulai kuliah. Nggak tau deh kenapa. Pokoknya tiba-tiba nggak bisa nulis aja. Dan yang mirisnya, saya sama sekali ga ngerasain apa-apa. Ya setidaknya ngerasa kangen untuk nulis lagi gitu. Atau perasaan ga enak karna udah lama ga nulis. Ga ada T-T
Alhasil selama berbulan-bulan, saya ga menghasilkan apa-apa. Puisi aja nggak ada, apalagi cerpen. Saya mengklaim diri sedang vakum menulis. Haha sok-sokan bener. Temen saya mungkin udah mau ngeluarin buku kedua. Terakhir dia bilang mau duet sama temennya yang udah beberapa kali nerbitin buku. Wuih, keren bener. Dan saya? Nothing..
Jumat, 06 Desember 2013
Langganan:
Postingan (Atom)